TranslationLinker | English-Indonesian Translation Services | Arif Furqon - Freelance Translator Specialized in Technical Translation
TranslationLinker

Translation Gears – CAT Tools – Basic Knowledge

Dalam posting kali ini saya ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang pengertian CAT Tool dan ‘Translation Gears’ yang patut dimiliki dan dipertimbangkan penggunaannya selama proses menerjemah.

Dalam dunia bisnis terjemahan berskala internasional, bagi sebagian besar penerjemah profesional yang berpengalaman dengan puluhan klien dan ratusan bahkan ribuan pekerjaan yang pernah ditangani, perangkat lunak terjemahan atau sebut saja CAT Tool yang cukup beragam sekali jenisnya, sangatlah dibutuhkan. Keberadaan CAT Tool bukan lagi jadi alat tambahan untuk membantu menerjemah tapi lebih bersifat ‘wajib’ untuk dimiliki, digunakan dan menuntut keahlian si penerjemah agar dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan sesempurna mungkin sehingga hasilnya tidak hanya berupa terjemahan dengan kualitas terbaik tapi juga diharapkan tidak merusak atau dapat mempertahankan tata letak, format, desain dan aspek-aspek lain yang harus dijaga betul dari materi sumbernya.

Jadi, menerjemah tidak lagi sesederhana yang kita bayangkan 10-20 tahun silam, yang hanya menuntut keahlian dan penguasaan bidang dari si penerjemah terkait bahasa sumber yang akan dialihbahasakan, meskipun untuk saat ini proses menerjemah masih mungkin dan tentu saja dapat dilakukan secara konvensional. Tapi, jika betul-betul dilakukan akan sangat berat dan banyak memakan waktu dan energi #:-S

Dulu para penerjemah senior hanya membutuhkan mesin ketik, kamus cetak, pensil atau pena (gunanya untuk corat-coret saat jenuh atau membuat catatan kecil selama menerjemah :p). Atau, yang agak canggih sedikit ada yang telah memanfaatkan teknologi komputer untuk menerjemah tapi belum sampai melibatkan ‘kecekatan tangan‘ CAT Tool. Sedangkan akhir-akhir ini, bisa dikatakan penggunaan CAT Tool cukup luas. Bahkan – tanpa mendiskreditkan – bagi penerjemah yang belum pernah menggunakan atau tidak memiliki CAT Tool tertentu adalah penerjemah yang belum ‘lengkap’. Memang ada beberapa yang masih bertahan dalam dunia terjemahan konvensional, yaitu menerjemah dengan mengandalkan kemampuan penerjemah sepenuhnya mulai dari menerjemahkan, mengetik, mengedit, mengatur layout dst.

Berbeda dengan penerjemah yang telah benar-benar membuka diri untuk menerima CAT Tool. Selama menerjemah, sejak file diterima (file yang dikirim oleh klien atau agen terjemahan kepada penerjemah untuk kemudian dialihbahasakan) hingga hasil akhir hampir seluruhnya dikerjakan dengan menggunakan CAT Tool.

Dari poin ini mungkin ada yang bertanya, apa sih CAT Tool itu? Nah, pada segmen ini saya ingin mengutip pengertiannya dari Wikipedia.org untuk menjelaskan sedikit apa yang dimaksud dengan istilah yang cukup populer ini.

Computer-assisted translation, computer-aided translation, atau CAT adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membantu penerjemah manusia (human translator) selama menerjemah dan mempermudah proses terjemahan. Jika dilokalkan computer-assisted translation atau computer-aided translation berarti penerjemahan berbantuan komputer.

Walaupun memiliki konsep serupa, penerjemahan berbantuan komputer tak dapat disamakan dengan terjemahan mesin atau machine translation. Dalam penerjemahan berbantuan komputer, program komputer membantu penerjemah yang menerjemahkan teks sendiri dengan melakukan segala keputusan penting. Dalam terjemahan mesin, penerjemah membantu mesin, yaitu komputer atau program menerjemahkan teks yang selanjutnya dapat disunting oleh penerjemah atau tidak disunting sama sekali.

Penerjemahan berbantuan komputer atau CAT adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup berbagai pilihan alat penerjemahan mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks. Berbagai fungsi yang dimiliki oleh CAT Tool meliputi:

  • Pemeriksa ejaan, baik berupa perangkat lunak pemrosesan kata internal atau program add-on;
  • Pemeriksa tata bahasa, baik berupa perangkat lunak pemrosesan kata internal atau program add-on;
  • Pengelolaan terminologi, berfungsi membantu penerjemah agar dapat mengelola bank terminologinya dalam bentuk data elektronik. Bentuknya bisa berupa tabel sederhana yang dibuat dengan perangkat lunak pemrosesan kata atau spreadsheet, database yang dibuat dengan menggunakan program seperti FileMaker Pro atau, untuk mendapatkan solusi yang jauh lebih baik (lebih mahal tentunya), perangkat lunak khusus untuk mengelola istilah seperti LogiTerm, MultiTerm, Termex bisa digunakan dalam proses ini.
  • Kamus berupa CD atau instalasi perangkat lunak, baik satu-bahasa atau dwibahasa
  • Database terminologi, baik dalam CD-ROM atau yang dapat diakses melalui Internet (seperti KBBI online)
  • Alat pencarian kata (atau program pengindeks kata), yang berguna untuk mencari teks terjemahan atau  berbagai jenis dokumen acuan. Dalam industri terjemahan indexer yang dapat digunakan diantaranya Naturel, ISYS Search Software dan dtSearch.
  • Concordance atau konkordansi, yaitu program yang berfungsi untuk mencari sejumlah kata atau ungkapan dan konteks yang  terkait dalam bentuk monolingual, bilingual atau multiligual corpus, seperti bitext atau memori terjemahan.
  • Bitext, pengembangan teknologi terjemahan yang cukup baru, hasil dari penggabungan teks sumber dan terjemahannya, yang kemudian dapat dianalisis dan diproses dengan menggunakan alat pencarian kata atau concordance.
  • Perangkat lunak pengelolaan proyek yang memungkinkan penerjemah untuk menata proyek-proyek terjemahnnya, kemudian membuat pembagian tugas terjemahan untuk beberapa penerjemah lain, serta melacak perkembangan setiap tugas yang diberikan.
  • Translation memory (TM) atau memori terjemahan, alat yang memuat database segmen-segmen terjemahan yang terdiri dari bahasa sumber serta terjemahnnya, baik satu bahasa sasaran atau lebih.
  • Sistem yang hampir secara otomatis dapat menerjemah seperti menggunakan terjemahan mesin, tapi pengguna tetap yang memiliki kendali dan memutuskan proses penerjemahan. Dari poin inilah, seringkali proses ini disebut sebagai human-aided machine translation (penerjemahan mesin berbantuan manusia).

Ditulis oleh Arif Furqon, 22 Juni 2009

Email: arffurqon@gmail.com

Hak Cipta @ 2009 www.TranslationLinker.com

Arif Furqon adalah pendiri serta pemilik TranslationLinker, agen jasa terjemahan Bahasa Inggris – Bahasa Indonesia (Jawa Timur, Indonesia). Pernah bekerja sebagai penerjemah dalam sebuah kantor agen terjemahan lokal selama 4 tahun, sejak 2005 hingga 2009, kemudian memutuskan untuk memulai karir mandiri sebagai penerjemah lepas dan mendirikan agen jasa terjemahan sendiri.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

TranslationLinker
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline